“Sesungguhnya dalam surga terdapat sebuah pintu
bernama ar-rayyan, dimana memasuki daripadanya orang-orang yang berpuasa pada
hari kiamat dan yang lain tidak berhak. Dikatakan “mana orang yang berpuasa?” lantas mereka
bangun dan masuk melaluinya. Apabila selesai, pintu itu ditutup dan tiada yang
lain yang berhak memasukinya”. (HR Bukhari-Muslim)
KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN DAN
KEUTAMAAN BERAMAL DIDALAMNYA
1.
Bulan ramadhan adalah :
a.
Bulan yang penuh barakah
b.
Pada bulan ini pintu surga dibuka dan
pintu neraka ditutup
c.
Pada bulan ini setan-setan dibelenggu
d. Dalam bulanini ada satu malam yang
keutamaan beramal didalamnya lebih baik daripada seribu bulan di bulan lain,
yakni malam lailatul qadar
e. Pada bulan ini setiap hari ada malaikat
yang menyeru menasehati siapa yang berbuat baik agar bergembira dan yang
berbuat maksiat agar menahan diri
2.
Keutamaan beramal di bulan ramadhan
antara lain :
a.
Amal itu dapat menutupi dosa-dosa kecil
antara setelah ramadhan yang lewat sampai degan ramadhan yang berikutnya
b.
Menjadikan bulan ramadhan memintakan
syafaat
c. Khusus
bagi yang puasa disediakan pintu khusus bernama rayyan untuk memasuki jannah
SYARAT WAJIB PUASA
1.
@Islam
Dengan
demikian orang kafir tidak wajib berpuasa dan tidak wajib mengqada (mengganti)
begitulah menurut jumhur (mayoritas) ulama
2. @
Aqil baligh (berakal dan melewati masa
pubertas)
Tidak
wajib puasa bagi anak kecil (belum baligh), orang gila (tidak berakal) dan
orang mabuk, karena mereka tidak termasuk orang mukallaf (orang yang sudah
masuk dalam konstitusi hukum), sebagaimana dalam hadist :
“seseorang
tidak termasuk mukallaf pada saat sebelum baligh, hilang ingatan dan dalam
keadaan tidur”.
3. @
Mampu dan menetap
Puasa
tidak diwajibkan atas orang sakit (tidak mampu) dan sedang berpergian (tidak
menetap), tetapi mereka wajib mengqadanya
SYARAT SAHNYA PUASA
- Islam
- Berakal
- Suci dari haid/nifas sepanjang hari
- Dilaksanakan pada waktunya
RUKUN PUASA
- Berniat sejak malam hari
- Menahan makan, minum, berjima’ di siang hari sejak terbit fajar sampai terbenam matahari (magrib)
YANG DIBERI KELONGGARAN UNTUK
TIDAK PUASA RAMADHAN
Orang mukmin yang diberi
kelonggaran diperbolehkan untuk tidak berpuasa ramadhan, tetapi wajib mengqada
dibulan lain, mereka itu ialah :
- Orang sakit yang masih ada harapan sembuh
- Orang yang berpergian (musafir)
- Orang mukmin yang diberi kelonggaran diperbolehkan untuk tidak mengerjakan puasa puasa dan tidak wajib mengqada, tetapi wajib fidyah (memberi makan sehari seorang miskin ). Mereka adalah orang yang tidak lagi mampu mengerjakan puasa karena :
- Umurnya sangat tua dan lemah
- Wanita yang menyusui dan khawatir akan kesehatan anaknya
- Karena mengandung dan khawatir kesehatan dirinya
- Penyakit menahun yang tidak ada harapan sembuH
- Orang yang sehari-hari kerjanya berat yang tidak mungkin mampu dikerjakan sambil puasa, dan tidak mendapat pekerjaan lain yang ringan
HAL-HAL YANG MEMBATALKAN PUASA
- Sengaja makan danminum di siang hari
- Sengaja membuat muntah, bila muntah dengan tidak disengaja, maka tidak membatalkan puasa
- Dengan sengaja berjima’ dengan istri di siang hari ramadhan, ini disamping puasanya batal ia terkena hukum yang berupa : memerdekakan seorang hamba, bila tidak mampu maka puasa 2 bulan berturut-turut, dan bila tidak mampu, maka memberi makan 60 orang miskin
- Datang bulan di siang hari ramadhan (sebelum waktu masuk magrib)
HAL-HAL YANG BOLEH DIKERJAKAN
WAKTU IBADAH PUASA
- Menyiram air ke atas kepala pada siang hari karena haus ataupun udara panas, demikian pula menyelam kedalam air pada siang hari
- Menta’khirkan mandi junub setelah adzan subuh
- Membekam pada siang hari
- Mencium istri tetapi tidak sampai berjima’ di siang hari (hukumnya makruh)
- Beristinsyak (menghirup air kedalam hidung) terutama bila akan berwudhu, asal tidak dikuatkan menghirupnya
- Disuntik disiang hari
- Mencicipi makanan asal tidak ditelan
ADAB-ADAB PUASA RAMADHAN
- Segera berbuka apabila sudah waktunya magrib
- Mengakhiri makan sahur
- Lebih bersifat dermawan (banyak memberi, banyak bersodaqah, banyak menolong) dan banyak membaca alquran
- Menegakkan solat malam/solat tarawih dengan berjamaah
- Berusaha menepati lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir, terutama pada malam-malam ganjil
- Mengerjakan I’tikaf pada sepuluh malam terakhir
- Menjauhi perkataan dan perbuatan keji dan menjauhi pertengkaran
